4 Pantai Hidden Gem di Desa Wisata Paranggupito Wonogiri
Di ujung selatan Kabupaten Wonogiri, terdapat sebuah kawasan yang digadang-gadang sebagai “garis emas pariwisata” selatan Jawa Tengah. Desa Paranggupito, yang menjadi salah satu desa wisata unggulan di Kecamatan Paranggupito, menyimpan empat pantai indah yang masih alami dan jarang tersentuh pembangunan besar.
Empat pantai itu adalah Pantai Sembukan, Pantai Klotok, Pantai Jujugan atau Jojogan, dan Pantai Dadapan. Dari pusat kota Wonogiri menuju kawasan desa wisata Paranggupito jaraknya sekitar 60 kilometer dengan perjalanan yang memakan waktu sekitar 1,5 jam.
Meskipun belum sepopuler pantai-pantai di kawasan Gunungkidul atau Pacitan, keempat pantai ini menawarkan keaslian dan ketenangan yang sulit ditemukan di kawasan wisata padat pengunjung.
Potensi pengembangan wisata
Agus menjelaskan posisi strategis tersebut menjadi potensi besar bagi pengembangan wisata selatan Wonogiri. “Kami ini seperti pintu gerbang. Wisatawan yang lewat pasti melihat keindahan pantai-pantai kami, hanya memang sebagian besar masih alami,” ungkapnya.
Menurutnya, dari empat pantai di Paranggupito, dua di antaranya Pantai Sembukan dan Pantai Klotok, telah mendapatkan sentuhan pembangunan dengan nilai mencapai hampir sekitar Rp 11 miliar pada 2024. Keduanya kini mulai menjadi magnet bagi wisatawan yang mencari suasana alami namun dengan fasilitas dasar yang cukup memadai.
Sementara itu, Pantai Jojogan dan Pantai Dadapan masih mempertahankan keasliannya. Hamparan pasir putih berpadu dengan tebing karst khas selatan Jawa menjadi daya tarik tersendiri bagi para pecinta fotografi dan petualangan alam.
Agus menyebut Desa Paranggupito sendiri menjadi satu dari tiga desa di Kecamatan Paranggupito yang memiliki garis pantai, bersama Desa Gudangharjo dan Desa Gunturharjo. Di tingkat kecamatan itu sejumlah pantai yang membentang dari barat ke timur, mulai dari Pantai Nampu hingga Pantai Kali Merah.
Ramai dikunjungi wisatawan
Meskipun sebagian akses menuju pantai masih sulit dijangkau kendaraan roda empat, geliat wisata sudah mulai terasa. Saat libur Lebaran 2025, tercatat sekitar 9.000 wisatawan berkunjung ke Pantai Klotok selama tujuh hari di masa libur Lebaran tersebut
Adapun pada hari-hari biasa, menurut Agus ada juga pengunjung yang datang terutama di akhir pekan atau saat musim libur sekolah. Saat ini, pengelolaan kebersihan dan parkir di kawasan pantai di Desa Paranggupito dipercayakan kepada Pokdarwis desa setempat yang sudah berbadan hukum. Mereka juga mendapat dukungan anggaran dari pemerintah daerah untuk operasional hingga akhir tahun.
Namun, pengelolaan tiket masuk masih di bawah kewenangan Dinas Kepemudaan dan Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Wonogiri, mengingat status Paranggupito adalah desa wisata, bukan wisata desa Meskipun masih banyak tantangan, masyarakat setempat tetap optimistis potensi yang ada dapat terus dikembangkan.