06 Dec 2024

4 Tempat Liburan di Bangka Tengah, Ada Danau Kaolin yang Airnya Biru

Kabupaten Bangka Tengah di Kepulauan Bangka Belitung bisa jadi destinasi liburan yang menarik, khususnya bila menyukai wisata alam. 

  1. Danau Kaolin

Danau Kaolin di Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah, termasuk salah satu tempat wisata ramai dikunjungi wisatawan dari luar daerah. 

Berjarak sekitar 66 kilometer (km) dari Bandara Depati Amir, Danau Kaolin merupakan lubang bekas penambangan bijih timah.

Awalnya kawasan tersebut gersang dengan kondisi alam yang sudah rusak.

Danau Kaolin ini awalnya lubang (kolong) bekas penambangan bijih timah dengan struktur tanahnya putih berlumpur dengan air yang keruh, namun seiring perjalanan waktu air kolong tersebut berubah menjadi biru.

Ia melanjutkan bahwa perpaduan warna putih dan biru tersebut digemari wisatawan milenial lantaran pas sebagai lokasi berfoto.

  1. Danau Pading

Selain Danau Kaolin, Danau Pading juga menjadi tempat wisata yang ramai dikunjungi oleh wisatawan dari luar daerah. 

Terletak di kaki Bukit Pading, danau ini berlokasi di Desa Perlang, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah.

Jaraknya dari Bandara Depati Amir sekitar 78-79 km.

Danau Pading ini merupakan kolong atau lubang bekas penambangan bijih timah yang disulap menjadi obyek wisata, letaknya berada di kaki Bukit Pading sehingga menyuguhkan panorama alam yang sangat menarik.

  1. Air Terjun Sadap

Air Terjun Sadap terletak di Dusun Sadap, Desa Wisata Perlang, Kabupaten Bangka Tengah.

Dari Bandara Depati Amir, jaraknya kira-kira 81 km.

Lebar air terjun tersebut sekitar tiga meter dengan panjang enam meter.

Kemiringan jatuhnya air kira-kira 45 derajat, dari ketinggian 6-8 meter.

Selain bermain air dan mandi, wisatawan bisa melakukan kegiatan lain di air terjun ini, antara lain menangkap udang dan bersantai, dikutip dari laman Jadesta Desa Wisata Perlang.

  1. Cagar Budaya Sumur Tujuh

Cagar Budaya Sumur Tujuh juga dikenal sebagai Pantai Sumur Tujuh.

Lokasinya di Tanjung Langka, Koba, Kabupaten Bangka Tengah. 

Pengunjung dapat melihat jejeran tujuh buah sumur yang merupakan peninggalan sejak zaman Jepang sekitar tahun 1943.

Sumur tersebut dulunya digunakan untuk memproduksi garam dari air laut.

Letak ketujuh sumur itu cukup dekat dengan Pantai Tanjung sehingga namanya pun menjadi Pantai Sumur Tujuh.