5 Destinasi Eropa Favorit Wisatawan Indonesia
Minat wisatawan Indonesia untuk menjelajahi Eropa semakin berkembang pesat, terutama setelah kebijakan visa Schengen cascade diberlakukan.
Kebijakan baru tersebut memberikan kemudahan dengan masa berlaku visa yang lebih panjang dan fleksibel. Dengan demikian, perjalanan lintas negara di Eropa menjadi semakin praktis.
Wisatawan Indonesia kini dapat menikmati berbagai destinasi Eropa tanpa perlu repot mengurus visa berulang kali. Perjalanan liburan pun menjadi lebih efisien dan bebas hambatan.
Lima kota di Eropa favorit wisatawan Indonesia, terdapat lima rute perjalanan ke kawasan Eropa yang paling diminati wisatawan Indonesia. Kelima kota tersebut memiliki daya tarik unik yang membuatnya kerap masuk daftar destinasi impian wisatawan.
Mulai dari suasana romantis Paris hingga pesona mode Milan, berikut adalah rangkaian rekomendasi pengalaman yang bisa dinikmati di setiap destinasi.
- Paris – kota cinta yang abadi
Sulit membayangkan Eropa tanpa Paris, Prancis, kota yang dikenal romantis dan sarat sejarah. Di tengah kota, Menara Eiffel menjulang tinggi di taman luas Champ de Mars, tempat populer untuk piknik santai bagi pasangan maupun keluarga.
Di kota ini juga ada Louvre Museum yang menyimpan ribuan karya, termasuk Mona Lisa yang ikonik. Suasana seni juga terasa di Montmartre, kawasan bohemian dengan jalan berbatu, kafe-kafe kecil, dan galeri seni.
Di puncak bukit salah satu sudut Kota Paris berdiri Basilika Sacré de Cœur yang menawarkan pemandangan kota menakjubkan. Saat malam tiba, gemerlap Paris tampak semakin menawan dari tepian Sungai Seine. Pelayaran di sungai ini menghadirkan suasana romantis, ditemani cahaya kota yang berkilau dan terpantul di permukaan air.
- Frankfurt – harmoni modern dan tradisi
Frankfurt bukan sekadar pusat bisnis Jerman, melainkan kota kaya sejarah dan budaya. Alun-alun tua dengan rumah kayu khas Jerman, Römerberg, menghadirkan suasana klasik Eropa yang memikat.
Dari Main Tower, wisatawan bisa melihat panorama 360 derajat kota dan sekitarnya. Pencinta seni dapat menikmati koleksi hebat di Städel Museum atau menelusuri jejak Johann Wolfgang von Goethe di Goethe House, rumah masa kecil sang maestro sastra Jerman.
Perpaduan tradisi dan modernitas ini yang membuat Frankfurt menarik, tidak hanya bagi pebisnis, tetapi juga bagi pencinta seni dan sejarah.
- Amsterdam – kota kanal dan seni
Amsterdam, Belanda, selalu memikat dengan kanal-kanalnya yang diakui UNESCO sebagai warisan dunia. Menyusuri kota ini dengan perahu menawarkan sudut pandang berbeda sebelum singgah di Rijksmuseum atau Van Gogh Museum yang menyimpan karya seni kelas dunia.
Kisah sejarah yang menyentuh dapat ditemukan di Anne Frank House. Di sini, pengunjung diajak melihat foto, video, hingga benda asli peninggalan masa Perang Dunia II. Amsterdam, Belanda, menjadi salah satu kota di Eropa yang menjadi detinasi favorit wisatawan Indonesia.
Tak jauh dari pusat kota, Zaanse Schans menghadirkan wajah Belanda tradisional, lengkap dengan kincir angin ikonik dan rumah kayu klasik. Perjalanan ke Amsterdam juga belum lengkap tanpa mencicipi kuliner khas, seperti stroopwafel hangat, haring, atau patat frites dengan saus mayo kental yang mudah ditemui di kedai jalanan.
Zurich – gerbang menuju
Alpen Kota Zurich, Swiss, menghadirkan perpaduan harmonis antara alam, budaya, dan kemewahan. Wisatawan bisa memulai perjalanan dengan berjalan santai di tepi Lake Zurich atau menelusuri Altstadt, kota tua yang dipenuhi bangunan bersejarah dan jalan berbatu.
Dari pusat kota, perjalanan singkat sekitar 20 menit dengan kereta akan membawa wisatawan ke Uetliberg.
Lokasi ini merupakan titik ideal untuk hiking dengan panorama Pegunungan Alpen yang menakjubkan. Bagi pencinta seni, Kunsthaus Zurich menampilkan koleksi lengkap dari klasik hingga modern.
Sekitar satu jam perjalanan, Rhine Falls menanti sebagai air terjun terbesar di Eropa dengan pemandangan spektakuler. Kunjungan ke Zurich juga tak lengkap tanpa mencicipi cheese fondue di restoran tradisional setelah seharian beraktivitas.
Salah satu waktu favorit mengunjungi Zurich adalah jelang Natal. Pasalnya, kota ini berubah menjadi negeri dongeng dengan pasar meriah, cahaya gemerlap, musik khas musim dingin, dan aroma rempah yang menggoda.
- Milan – antara mode, sejarah, dan romansa
Sebagai salah satu ibu kota mode dunia, Milan menyajikan pengalaman yang elegan dan sarat sejarah. Di pusat kota, Duomo di Milano berdiri megah dengan arsitektur gotik yang memukau.
Dari puncak atapnya, wisatawan dapat menikmati pemandangan kota yang menakjubkan. Tak jauh dari Duomo, Galleria Vittorio Emanuele II mengundang pengunjung untuk berbelanja di dalam ruang bergaya klasik dengan atap kaca megah yang memancarkan cahaya alami dan menciptakan atmosfer mewah yang tetap hangat.
Bagi pencinta seni, The Last Supper karya Leonardo da Vinci di Santa Maria delle Grazie adalah salah satu karya paling legendaris yang wajib dilihat saat mengunjungi Milan.
Sementara itu, Sforza Castle menawarkan ruang publik yang sarat sejarah dan budaya. Di sini, pengunjung dapat menikmati taman yang indah, museum, serta arsitektur megah. Bagi wisatawan yang ingin melarikan diri sejenak dari hiruk-pikuk kota, Lake Como yang berjarak 40 menit perjalanan kereta dari Milan Centrale menyajikan pemandangan danau yang romantis.
Danau ini dikelilingi pegunungan dan sejumlah vila klasik. Danau itu dapat menjadi tempat yang sempurna untuk merasakan ketenangan dan keindahan alam yang memesona. Memudahkan perjalanan ke destinasi impian Dengan segala keindahan yang ditawarkan Milan dan kota-kota Eropa lain.