Aturan Bagasi Baru Garuda Indonesia, Penumpang Perlu Lebih Teliti Sebelum Terbang
Pahami aturan bagasi terbaru Garuda Indonesia agar perjalanan lebih lancar dan terhindar dari kendala saat proses check-in maupun boarding.
Diposting pada 11 September 2026 11:07

Garuda Indonesia menerapkan perubahan aturan bagasi untuk penerbangan domestik yang tiketnya dibeli mulai 1 September 2026. Perubahan ini mengubah cara perhitungan bagasi dari berdasarkan berat atau weight concept menjadi berdasarkan jumlah koli atau piece concept.
Kebijakan tersebut kemudian mendapat perhatian dari Asosiasi Pengguna Jasa Penerbangan Indonesia (APJAPI), terutama karena perubahan jumlah koli dapat berdampak pada biaya bagasi yang harus dibayar penumpang.
Dari Berat ke Jumlah Koli

Sebelumnya, penumpang kelas ekonomi Garuda Indonesia untuk penerbangan domestik mendapatkan bagasi tercatat gratis hingga 20 kilogram tanpa batasan jumlah koli.
Dengan sistem baru, jumlah koper atau koli ikut menjadi bagian dari perhitungan. Kondisi ini dapat membuat penumpang dikenai biaya tambahan meskipun total berat barang yang dibawa masih berada dalam batas 20 kilogram.
Sebagai contoh, penumpang membawa dua koper dengan berat masing-masing 11 kilogram dan 9 kilogram. Total beratnya tetap 20 kilogram, tetapi jumlah koli menjadi faktor yang perlu diperhatikan dalam sistem baru.
Mengapa Kebijakan Ini Dipermasalahkan?
APJAPI menilai perubahan tersebut berpotensi merugikan penumpang karena regulasi yang berlaku masih menggunakan konsep bagasi berdasarkan berat.
APJAPI juga menyoroti aspek transparansi informasi kepada konsumen. Menurut organisasi tersebut, penumpang perlu mendapatkan informasi yang jelas mengenai ketentuan bagasi dan kemungkinan biaya tambahan sebelum membeli tiket.
Selain itu, APJAPI mempersoalkan waktu sosialisasi kebijakan. Garuda Indonesia mulai melakukan sosialisasi pada 10 Juli 2026, sedangkan aturan mulai diterapkan pada 1 September 2026. APJAPI menilai periode tersebut kurang dari dua bulan.
Apa yang Perlu Diperhatikan Penumpang?
Perubahan sistem bagasi membuat penumpang perlu lebih teliti sebelum melakukan perjalanan. Jangan hanya memperhatikan total berat koper, tetapi juga perhatikan jumlah koli yang diperbolehkan pada tiket.
Beberapa hal yang sebaiknya dilakukan sebelum keberangkatan:
- Periksa ketentuan bagasi pada tiket.
Pastikan mengetahui berapa kilogram dan berapa koli bagasi yang termasuk dalam tiket.
- Hitung jumlah koper.
Jika membawa lebih dari satu koper, periksa kembali apakah seluruh koli tersebut masuk dalam jatah bagasi atau dapat menimbulkan biaya tambahan.
- Periksa ketentuan sebelum membeli tiket.
Informasi bagasi sebaiknya menjadi salah satu pertimbangan ketika membandingkan harga tiket penerbangan.
- Siapkan barang dengan lebih efisien.
Untuk perjalanan singkat, menggabungkan barang ke dalam satu koper dapat menjadi pilihan jika sesuai dengan ketentuan maskapai.