Garuda Indonesia Mengubah Sistem Bagasi dari Weight Concept ke Piece Concept
Diberlakukan mulai 1 September 2026
Diposting pada 13 July 2026 09:41
Garuda Indonesia akan menerapkan perubahan besar pada kebijakan bagasi tercatat (checked baggage) mulai 1 September 2026. Jika selama ini penumpang terbiasa menghitung jatah bagasi berdasarkan total berat keseluruhan, maka mulai tanggal tersebut sistem akan berubah menjadi berdasarkan jumlah koper (piece).
Kebijakan baru tersebut berlaku untuk seluruh tiket yang dibeli atau diterbitkan mulai 1 September 2026, baik untuk penerbangan domestik maupun internasional yang dioperasikan oleh Garuda Indonesia.
Dari Weight Concept ke Piece Concept
Sebelumnya, Garuda Indonesia menggunakan Weight Concept. Artinya, jatah bagasi dihitung berdasarkan total berat yang diperbolehkan sesuai kelas dan jenis tiket.
Jika tiket mencantumkan 30 kg, maka penumpang dapat membawa bagasi dengan total berat maksimal 30 kg sesuai ketentuan operasional maskapai. 
Contoh sistem baru (Piece Concept) :
2PC × 23 kg
Artinya penumpang boleh membawa 2 koper, dan masing-masing koper maksimal 23 kg.
Apakah Jatah Bagasi Berkurang?
Inilah pertanyaan yang paling banyak muncul setelah pengumuman tersebut.
Menurut Garuda Indonesia, perubahan ke Piece Concept tidak mengurangi jatah bagasi penumpang. Bahkan pada beberapa kategori tiket, batas berat bagasi justru ditingkatkan.
Garuda Indonesia menyebutkan bahwa Piece Concept diterapkan untuk memberikan pengalaman perjalanan yang lebih sederhana dan transparan. Selain itu, sistem ini telah menjadi standar yang digunakan oleh banyak maskapai internasional.
Manfaat yang diklaim Garuda Indonesia:
- Aturan bagasi lebih mudah dipahami.
- Proses check-in lebih cepat.
- Penanganan bagasi lebih aman dan konsisten.
- Memudahkan penumpang yang melakukan penerbangan lanjutan dengan maskapai lain.
- Mengurangi kebingungan mengenai kapasitas bagasi sebelum keberangkatan.
Perubahan kebijakan bagasi Garuda Indonesia mulai 1 September 2026 bukan sekadar pergantian istilah dari Weight Concept ke Piece Concept.
Bagi sebagian penumpang, sistem baru ini memang mengurangi fleksibilitas dalam membagi berat antar koper. Namun di sisi lain, Garuda Indonesia juga meningkatkan batas berat bagasi pada sejumlah kategori tiket dan menyelaraskan standar layanannya dengan praktik internasional.
Hal terpenting bagi penumpang adalah memahami bahwa mulai September 2026, yang harus diperhatikan bukan hanya total berat bagasi, tetapi juga berat maksimum setiap koper yang dibawa.