Panduan Menikmati TRX Kuala Lumpur: 10 Tempat yang Wajib Dikunjungi
Jelajahi berbagai spot menarik di TRX Kuala Lumpur yang wajib masuk daftar kunjungan.
Diposting pada 30 July 2026 15:53
Tun Razak Exchange (TRX) mungkin dikenal sebagai distrik finansial terbaru Kuala Lumpur, tetapi kawasan ini perlahan menjelma menjadi destinasi gaya hidup yang menawarkan lebih dari sekadar gedung pencakar langit. Di balik lanskap urban modernnya, pengunjung akan menemukan hotel berdesain menarik, restoran dengan konsep inovatif, ruang hijau yang luas, hingga berbagai tempat untuk berbelanja, bersantai, dan menikmati hiburan malam.
Berkat perpaduan arsitektur kontemporer, sentuhan budaya lokal, serta ragam pengalaman kuliner dan wellness, TRX menawarkan cara baru menikmati ibu kota Malaysia. Mulai dari menginap di hotel mewah berdesain kontemporer, mencicipi bagel bergaya New York, menjelajahi taman kota di atas atap pusat perbelanjaan, hingga menikmati koktail di bar bertema rempah pertama di Malaysia, berikut sejumlah tempat yang layak masuk dalam agenda kunjungan Anda di TRX.
- Kimpton Naluria Kuala Lumpur: Hotel Gaya Hidup di TRX
Sudut tempat tidur di kamar Presidential Suite: lobi hotel.
Sebagai properti Kimpton pertama di Malaysia, Kimpton Naluria Kuala Lumpur menghadirkan pengalaman menginap yang memadukan desain modern dengan identitas lokal. Berlokasi di jantung TRX, hotel ini dipenuhi detail yang terinspirasi dari hutan hujan tropis Malaysia dan ruang hijau Kuala Lumpur, mulai dari interior bernuansa hangat hingga sudut-sudut artistik yang mengundang untuk dijelajahi.
Sentuhan lokal juga hadir melalui berbagai pengalaman kuliner, termasuk madeleine teh tarik di Rise & Grind, kafe sekaligus bakery milik hotel. Sebanyak 499 kamar dan suite dirancang layaknya rumah kedua dengan kenyamanan maksimal. Nama “Naluria” sendiri berasal dari gabungan dua kata dalam bahasa Melayu, naluri dan ria, yang mencerminkan filosofi hotel untuk menghadirkan kebahagiaan melalui pengalaman menginap yang intuitif dan menyenangkan.
Pilihan bersantap di hotel ini pun beragam, mulai dari Sabato’s yang menyajikan hidangan Italian-American, Tuah + Till dengan konsep farm-to-table, hingga Four Siblings, bar bertema rempah pertama di Malaysia.
- Aesop Tun Razak Exchange: Butik dengan Sentuhan Lokal
Gerai Aesop di The Exchange TRX mengangkat budaya teh tarik sebagai inspirasi utama desain interiornya.
Setiap gerai Aesop selalu memiliki konsep yang berbeda, begitu pula butik kesembilan Aesop di Kuala Lumpur yang berada di The Exchange TRX. Toko ini mengangkat budaya teh tarik sebagai inspirasi utama desainnya.
Interiornya didominasi nuansa hangat berwarna amber dengan instalasi kain tenun karya desainer tekstil lokal Muni Osman yang direndam dalam daun teh dan digantung dari langit-langit. Berbagai elemen arsitekturalnya juga terinspirasi dari proses penyajian teh tarik, yang menciptakan pengalaman berbelanja yang unik bahkan bagi mereka yang tidak berniat membeli produk.
- Grumpy Bagels 1905: Bagel New York di Bangunan Bersejarah
Claire Tan, pendiri Grumpy Bagels, memulai usahanya dari dapur rumah sebelum berkembang menjadi salah satu bakery paling populer di Kuala Lumpur.
Di tengah menjamurnya bakery artisan di Kuala Lumpur, Grumpy Bagels tetap menjadi salah satu favorit warga lokal. Berawal dari dapur kecil milik pendirinya, Claire Tan, toko ini kini dikenal berkat bagel bergaya New York yang padat, kenyal, dan memiliki kulit luar yang renyah.
Lokasinya pun tak kalah menarik. Kafe ini menempati bekas depo kereta berusia lebih dari 120 tahun yang telah direstorasi dengan apik. Selain varian klasik seperti lox dengan scallion cream cheese, tersedia pula kreasi yang lebih unik, termasuk black sesame mochi dan berbagai menu musiman.
- Grumpy Bagels 1905: Bagel New York di Bangunan Bersejarah
Interior Meriah.
Namanya berarti “ramai” dalam bahasa Melayu, dan suasana restoran ini memang sesuai dengan namanya. Meriah menghadirkan hidangan Malaysia dan Nusantara dalam pendekatan yang lebih kontemporer tanpa meninggalkan cita rasa tradisional.
Crab omelette yang renyah di luar namun lembut di dalam menjadi salah satu menu favorit, sementara short-rib rendang dan bebek goreng berbumbu menghadirkan kekayaan rempah yang menjadi ciri khas kawasan Asia Tenggara.
- Sabato’s: Restoran Italia-Amerika Bernuansa Retro
Sabato's menghadirkan suasana restoran keluarga Italia-Amerika khas New York era pertengahan abad ke-20.
Berlokasi di lantai 25 Kimpton Naluria Kuala Lumpur, Sabato’s menghadirkan atmosfer restoran keluarga Italia-Amerika khas New York pada era 1950-an. Suasananya hangat, ramai, dan dirancang untuk menikmati hidangan bersama.
Menu utamanya berisi hidangan klasik untuk disantap bersama, seperti spaghetti homemade dengan meatball dan spicy rigatoni khas Sabato’s. Saat malam tiba, suasana semakin hidup berkat jukebox retro yang memutar lagu-lagu disko era lama.
- Lane 23: Musik dan Hiburan Malam di TRX Kuala Lumpur
Lane 23 menghadirkan penampilan bergantian dari DJ lokal maupun internasional dalam suasana yang terinspirasi dari listening bar di Tokyo.
Tersembunyi di area bawah tanah The Exchange TRX, Lane 23 menjadi salah satu destinasi hiburan malam terbaru di Kuala Lumpur. Ruangnya dirancang oleh K2LD Architects dengan inspirasi dari listening bar di Tokyo, lengkap dengan sistem audio L-Acoustics pertama di Asia Tenggara.
Pada siang hari, Lane 23 beroperasi sebagai restoran kasual, sementara selepas senja berubah menjadi klub malam dengan penampilan DJ lokal maupun internasional yang menghidupkan suasana hingga larut malam.
- Playa Racquet Club: Pickleball dan Komunitas Urban
Playa Racquet Club menawarkan empat lapangan pickleball privat, dilengkapi Playa Bar sebagai tempat bersantai sambil menikmati minuman setelah pertandingan.
Demam pickleball juga merambah Kuala Lumpur melalui Playa Racquet Club. Empat lapangan privat menjadi tempat. berkumpul komunitas maupun pemain pemula yang ingin mencoba olahraga ini dalam suasana santai.
Selepas pertandingan, Playa Bar menjadi tempat ideal untuk menikmati minuman sambil melepas lelah—mengingatkan pada suasana klub pantai yang menjadi inspirasi konsepnya.
- Raintree Plaza: Ruang Hijau di Jantung TRX
Raintree Plaza dibangun mengelilingi Merdeka Tree.
Di sudut barat laut TRX berdiri sebuah pohon hujan setinggi 22 meter yang telah menjadi saksi sejarah sejak Malaysia meraih kemerdekaan pada 1957. Pohon yang dikenal sebagai Merdeka Tree ini menjadi pusat dari Raintree Plaza.
Alih-alih menebangnya, seluruh area plaza justru dirancang mengelilingi pohon tersebut sebagai simbol pelestarian sejarah sekaligus komitmen kawasan TRX terhadap keberlanjutan.
- TRX City Park: Taman Atap untuk Keluarga
TRX City Park merupakan taman kota terbesar di Kuala Lumpur yang dibangun dalam dua dekade terakhir, dilengkapi area bermain anak.
TRX City Park merupakan taman kota terbesar yang dibangun di Kuala Lumpur dalam dua dekade terakhir. Terletak di atas atap The Exchange TRX, taman seluas empat hektare ini menghadirkan lebih dari 180.000 tanaman asli Malaysia yang mencerminkan keragaman lanskap alam negara tersebut.
Pengunjung dapat menemukan area bermain anak yang terinspirasi arsitektur lokal, gua buatan yang memancarkan efek konstelasi saat malam hari, hingga berbagai instalasi seni yang merujuk pada ikon-ikon Malaysia.
- KANTIK by GOYO: Pengalaman Wellness Korea
KANTIK by GOYO menghadirkan pengalaman relaksasi bergaya Korea dengan layanan unggulan berupa head spa yang dipadukan dengan teknik pijat terapeutik.
Setelah seharian menjelajahi TRX, KANTIK by GOYO menjadi tempat yang tepat untuk mengembalikan energi. Wellness sanctuary ini mengusung konsep rumah tradisional Korea (hanok), lengkap dengan pencahayaan lembut, material alami, dan suara gemericik air yang menciptakan suasana menenangkan.