Panduan Penting ke Thailand
7 Aturan Hukum yang Wajib Dipahami Wisatawan
Diposting pada 22 September 2026 10:47
Thailand merupakan salah satu negara tujuan wisata terpopuler di Asia Tenggara. Negara ini menawarkan kekayaan wisata sejarah, keragaman budaya, serta keindahan pantai. Namun, sebelum memulai perjalanan ke sana, para wisatawan perlu mengetahui bahwa Thailand memiliki aturan hukum yang tegas.
Ketidaktahuan terhadap hukum setempat bukan merupakan alasan pembelaan yang diterima. Pelanggaran terhadap peraturan yang berlaku dapat berakibat pada sanksi denda, deportasi, hingga hukuman penjara. Agar liburan Anda berjalan lancar dan aman, pahami tujuh aturan penting berikut sebelum berangkat ke Thailand:
- Larangan Mengkritik Monarki Thailand
Thailand memiliki undang-undang yang sangat ketat mengenai penghormatan terhadap keluarga kerajaan. Wisatawan dilarang keras menyampaikan kritik atau komentar bernada negatif tentang monarki dan anggota kerajaan, baik figur di masa lalu maupun saat ini.
Larangan ini berlaku untuk ucapan langsung di ruang publik maupun unggahan di internet dan media sosial. Pelanggaran terhadap aturan ini dapat dikenai sanksi hukuman penjara yang berat.
- Larangan Rokok Elektrik (Vape) dan Batasan Merokok
Pemerintah Thailand memberlakukan larangan total terhadap kepemilikan dan penggunaan rokok elektrik, vape, pod, dan cairan isi ulangnya. Wisatawan dilarang membawa barang-barang ini masuk ke wilayah Thailand.
Pihak Bea Cukai dan kepolisian setempat secara tegas menindak pelanggaran tersebut dengan penyitaan barang, denda finansial, hingga proses penahanan hukum. Selain itu, merokok tembakau biasa di tempat-tempat umum juga dilarang dan dapat dikenai denda.
- Kehati-hatian dalam Mengunggah Foto ke Media Sosial
Saat membagikan momen perjalanan ke media sosial, wisatawan harus memperhatikan norma hukum setempat. Mengunggah foto atau video seseorang yang sedang mengonsumsi minuman beralkohol atau memakai pakaian yang dianggap tidak pantas di ruang publik dapat dinilai melanggar hukum di Thailand.
Sanksi hukum berupa denda hingga penahanan berpotensi menjerat pengambil foto maupun orang yang ada di dalam gambar tersebut.
- Perlindungan Satwa Liar
Thailand melindungi kekayaan faunanya dengan hukum ketat. Wisatawan dilarang menangkap, melukai, membunuh, ataupun membeli satwa liar yang dilindungi tanpa izin resmi.
Peraturan ini juga mencakup larangan membeli cendera mata yang terbuat dari bagian tubuh hewan liar yang dilindungi.
- Kewajiban Pendaftaran Perangkat Drone
Bagi wisatawan yang ingin membawa dan mengoperasikan drone untuk dokumentasi perjalanan, perangkat tersebut wajib didaftarkan terlebih dahulu. Pendaftaran dilakukan melalui Komisi Penyiaran dan Telekomunikasi Nasional Thailand (National Broadcasting and Telecommunications Commission atau NBTC).
Menerbangkan drone yang tidak terdaftar merupakan tindakan ilegal dan dapat dikenai denda besar, hukuman penjara hingga lima tahun, atau keduanya.
- Batasan Usia Konsumsi Minuman Beralkohol
Batas usia legal untuk membeli dan mengonsumsi minuman beralkohol di Thailand adalah 20 tahun. Mengonsumsi atau membeli alkohol bagi siapa saja yang berusia di bawah 20 tahun adalah tindakan melanggar hukum.
Selain batasan usia, wisatawan juga perlu memperhatikan jam penjualan resmi alkohol di toko dan tempat umum yang telah ditentukan oleh pemerintah setempat.
- Aturan Ketat Terkait Narkotika dan Ganja
Meski ganja untuk keperluan medis tertentu memiliki regulasi khusus di dalam negeri, membawa keluar ganja atau produk turunannya dari Thailand ke luar negeri adalah tindakan ilegal yang diancam hukuman berat.
Selain itu, Thailand menerapkan sanksi pidana yang sangat berat untuk penyalahgunaan narkotika kategori Kelas A (seperti heroin, kokain, dan ekstasi), dengan ancaman denda bernilai tinggi hingga hukuman mati.