Kembali ke Berita

Waspada Suhu Panas Ekstrem

Sejumlah Destinasi Wisata Dunia Mengalami Gelombang Panas

Diposting pada 08 September 2026 10:43

Waspada Suhu Panas Ekstrem

Musim panas menjadi salah satu waktu favorit untuk bepergian. Namun, suhu ekstrem yang terjadi di sejumlah negara membuat wisatawan perlu lebih memperhatikan kondisi cuaca sebelum melakukan perjalanan.
Musim panas biasanya menjadi periode yang banyak dipilih untuk berlibur. Wisatawan dapat mengunjungi berbagai bangunan bersejarah di Eropa, menikmati suasana kota, hingga mencicipi kuliner di Asia Timur.
Namun, kondisi cuaca di sejumlah negara saat ini perlu menjadi perhatian. Gelombang panas menyebabkan temperatur meningkat hingga mendekati atau bahkan melewati 40°C di beberapa destinasi populer.
Bagi wisatawan, kondisi tersebut bukan berarti perjalanan harus dibatalkan. Namun, jadwal dan aktivitas perlu disesuaikan agar perjalanan tetap nyaman. Aktivitas di luar ruangan sebaiknya tidak dilakukan terlalu lama pada siang hari, sementara waktu istirahat perlu diperbanyak.

Berikut tujuh negara tujuan wisata yang perlu diperhatikan saat mengalami cuaca panas ekstrem.

  1. Korea Selatan: Suhu Mencapai 42,5°C

Korea Selatan menjadi salah satu negara yang mengalami suhu sangat tinggi. Kota Yangsan di bagian tenggara mencatat temperatur hingga 42,5°C, yang disebut sebagai rekor tertinggi dalam sejarah pencatatan cuaca selama 122 tahun. Peringatan gelombang panas tingkat tertinggi juga diberlakukan untuk Seoul dan sejumlah wilayah di Provinsi Gyeonggi.
Bagi wisatawan, kondisi ini dapat memengaruhi aktivitas wisata, terutama ketika mengunjungi tempat-tempat terbuka. Berjalan kaki di halaman istana bersejarah, kawasan kota tua, atau pasar tradisional pada siang hari dapat terasa sangat melelahkan.

  1. Jepang: Suhu Mendekati 40°C

Jepang juga menghadapi temperatur yang sangat tinggi di sejumlah wilayah. Badan Meteorologi Jepang menggunakan istilah kokushobi untuk kondisi ketika suhu mencapai atau melewati 40°C. Daerah seperti Kumamoto dan Hikawa mencatat temperatur sekitar 40°C. Kombinasi suhu tinggi dan kelembapan juga meningkatkan risiko gangguan kesehatan akibat panas. Dalam satu minggu, lebih dari 10.800 orang dilaporkan harus mendapatkan perawatan medis akibat kondisi yang berkaitan dengan panas.
Kondisi tersebut membuat aktivitas wisata di luar ruangan perlu dilakukan dengan lebih hati-hati.

  1. Italia: Peringatan Siaga Merah

Italia menjadi salah satu negara yang perlu mendapat perhatian selama periode panas ekstrem. Massa udara panas dari Afrika Utara bergerak menuju Italia dan menyebabkan temperatur di sejumlah kota meningkat hingga lebih dari 40°C. Roma, Florence, Milan, dan Venesia termasuk kota yang terdampak kenaikan suhu.
Bagi wisatawan, kondisi ini cukup terasa ketika mengunjungi kawasan wisata terbuka. Colosseum dan area reruntuhan Forum Romawi, misalnya, memiliki area terbuka yang cukup luas dengan tempat berteduh yang terbatas.
Suhu pada malam hari juga dapat tetap tinggi sehingga tubuh memiliki waktu yang lebih sedikit untuk beristirahat dan kembali ke kondisi normal. Di beberapa wilayah, termasuk Sisilia dan Umbria, cuaca panas dan kering juga meningkatkan risiko kebakaran hutan.

  1. Spanyol: Suhu Mencapai 42°C

Sejumlah wilayah di Spanyol mengalami temperatur hingga 42°C. Selain membuat aktivitas luar ruangan menjadi lebih berat, suhu tinggi juga dapat memengaruhi kualitas udara di kawasan perkotaan. Temperatur tinggi dan sinar matahari dapat meningkatkan pembentukan ozon di permukaan tanah ketika bereaksi dengan polusi kendaraan. Kondisi ini dapat menjadi masalah terutama bagi anak-anak, lansia, dan orang yang memiliki gangguan pernapasan. Di Andalusia dan wilayah selatan Spanyol, kekeringan juga meningkatkan risiko kebakaran lahan. Kondisi tersebut dapat menyebabkan beberapa jalur pendakian dan taman wisata alam ditutup sementara.

  1. Prancis: Suhu Mencapai 44,3°C

Prancis juga mengalami temperatur yang sangat tinggi. Wilayah Pissos di barat daya negara tersebut mencatat suhu hingga 44,3°C, sementara Paris sempat mencapai 43,8°C. Kondisi panas juga disertai kebakaran hutan di sekitar Bordeaux. Asap dari kebakaran dapat mengganggu jarak pandang dan akses perjalanan darat. Suhu tinggi juga berdampak pada sejumlah tempat wisata. Pengelola beberapa atraksi populer, termasuk Menara Eiffel dan Museum Louvre, melakukan penyesuaian terhadap waktu operasional untuk menjaga keselamatan pengunjung.

  1. Swiss: Suhu Mencapai 39,7°C

Swiss dikenal sebagai salah satu negara yang memiliki kawasan pegunungan dan danau dengan temperatur yang relatif lebih nyaman. Namun, suhu tinggi juga terjadi di sejumlah wilayah negara tersebut. Kota Basel, misalnya, mencatat temperatur hingga 39,7°C.
Dampaknya tidak hanya dirasakan di perkotaan. Kondisi panas juga memengaruhi sejumlah destinasi wisata alam.
Ketinggian air Danau Brenets turun hingga sangat rendah sehingga kapal wisata tidak dapat beroperasi. Sementara itu, pencairan es yang lebih cepat di Gletser Theodul, dekat Zermatt, menyebabkan fasilitas ski musim panas harus ditutup sementara demi keselamatan pengunjung.

  1. Yunani: Waspada Kebakaran Hutan

Yunani menghadapi kondisi yang berbeda. Selain temperatur tinggi, kombinasi udara kering, kelembapan rendah, dan angin kencang dapat meningkatkan risiko kebakaran hutan. Angin Meltemi yang bertiup di kawasan tersebut dapat membuat api lebih mudah menyebar.
Wilayah Attica Barat di sekitar Athena terdampak kebakaran, sementara beberapa pulau wisata seperti Kreta, Paros, dan Kefalonia berada dalam kondisi yang perlu diwaspadai.
Bagi wisatawan, kebakaran hutan dapat menyebabkan penutupan jalan, perubahan rute perjalanan, gangguan transportasi, hingga evakuasi.

Artikel Lainnya

Sentra Holidays hanya menerima pembayaran melalui:
BANK CENTRAL ASIA (BCA) A/C SENTRA MULIA PANCA MAKMUR PT 438-8883331
BANK MANDIRI A/C SENTRA MULIA PANCA MAKMUR PT 1300022834231
Sentra Holidays hanya menerima pembayaran melalui:
BANK CENTRAL ASIA (BCA) A/C SENTRA MULIA PANCA MAKMUR PT 438-8883331
BANK MANDIRI A/C SENTRA MULIA PANCA MAKMUR PT 1300022834231
Sentra Holidays hanya menerima pembayaran melalui:
BANK CENTRAL ASIA (BCA) A/C SENTRA MULIA PANCA MAKMUR PT 438-8883331
BANK MANDIRI A/C SENTRA MULIA PANCA MAKMUR PT 1300022834231
Sentra Holidays hanya menerima pembayaran melalui:
BANK CENTRAL ASIA (BCA) A/C SENTRA MULIA PANCA MAKMUR PT 438-8883331
BANK MANDIRI A/C SENTRA MULIA PANCA MAKMUR PT 1300022834231